Pages

Rabu, 29 Maret 2023

Integral Fungsi Rasional Linear




Integral Fungsi Rasional Linear

Fungsi rasional merupakan hasil bagi dua fungsi polinom (suku banyak) yang dituliskan f(x)=P(x)Q(x),P(x)danQ(x)f(x)=P(x)Q(x),P(x)danQ(x) fungsi-fungsi polinom dengan Q(x)0Q(x)0 untuk semua xx di domain ff. Perhatikan 3x+1-2x-23x+12x2, dengan menyamakan penyebut kita memperoleh:
3x+1-2x-2=3(x-2)-2(x-1)(x+1)(x-2)=x-8x2-x-23x+12x2=3(x2)2(x1)(x+1)(x2)=x8x2x2
sehingga, x-8x2-x-2dx=(3x+1-2x-2)dx=3x-1dx-2x-2dxx8x2x2dx=(3x+12x2)dx=3x1dx2x2dx
                                                =3ln|x+1|-2ln|x-2|+C=3ln|x+1|2ln|x2|+C

Fungsi rasional dibedaan atas:
1. Fungsi rasional sejati, merupakan fugsi rasional dimana derajat fungsi polinom pada pembilang lebih kecil dari derajat pada penyebut.
Contoh:
f(x)=3x-2x2-x-6

2. Fungsi rasional ta sejati, merupakan fungsi rasional dimana derajat fungsi polinom pembilang lebih besar dari atau sama dengan derajat pada penyebut.
Contoh:
f(x)=x4+3x2+2x2+4x
Fungsi tasional tak sejati dapat dituliskan sebagai penjumlahan fungsi polinom dengan fungsi rasional sejati, caranya adalah dengan membagi fungsi pembilang dengan fungsi penyebut, Hasil pembaginya sebagai berikut:
F(x)=P(x)Q(x)=S(x)+R(x)Q(x)
Dengan S dan R polinom juga, derajar R lebih kecil dari derajat Q. S(x) merupakan hasil pembagian sedangkan R(x) merupakan sisa pembagian.
Contoh:
f(x)=x4-2x2+4x+1x3-x2-x+1=x+1+4xx3-x2-x+1

Dalam menentukan integral fungsi rasional, langkah yang ditempuh adalah:
1. Nyatakan integrannya dalam bentuk fungsi rasional sejati.
2. Faktorkan penyebut g(x) dari fungsi rasional F(x)=f(x)g(x) sampai tidak dapat difaktorkan lagi.
3. Dalam hal langkah nomor 2 diatas, `g(x) dapat berupa kombinasi antara:
   *fungsi linear berbeda, g(x)=(x-a)(x-b)...(x-t) dstnya.
   *fungsi linear berulang, g(x)=(x-a)n
                                                 =(x-a)(x-a)(x-a)...(x-a)
  *fungsi linear dan kuadrat, g(x)=(x-a)(ax2+bx+c)
  *fungsi kuadrat berbeda, g(x)=(ax2+bx+c)(px2+qx+c)
  *fungsi kuadrat berulang, g(x)=(ax2+bx+c)n dan seterusnya.
4. Nyatakan integran menjadi bentuk penjumlahan n pecahan parsial sehingga integran dapat ditentukan antiturunannya. Misal,
*f(x)g(x)=A1(ax1+b1)+A2(ax2+b2)+... [penyebut kombinasi linear berbeda]
*f(x)g(x)=A1(ax+b)+A2(ax+b)2+A3(ax+b)3+...  [kombinasi linear berulang]
*f(x)g(x)=A1x+B1(a1x2+b1x+c1)+A2x+B2(a2x2+b2x+c2)+...  [kombinasi kuadrat berbeda]
5. Integralkan secara keseluruhan jumlah n pecahan parsial tersebut yang merupakan hasil akhir pengintegralan dengan terlebih dahulu menentukan konstanta A1, A2,...An dan B1,B2, ...Bn.


Contoh soal linear yang berbeda:
Tentukan 5x+3x3-2x2-3xdx
Penyelesaian:
kita jabarkan fungsi rasional atas faktor linear yang berbeda.
5x+3x3-2x2-3x=5x+3x(x+1)(x-3)=Ax=Bx+1+Cx-3
untuk menentukan nilai A,B, dan C, kita kalikan kedua ruas persamaan ini dengan hasil kali ketiga penyebut sehingga dieperoleh 
5x+3=A(x+1)(x-3)+Bx(x-3)+Cx(x-1) selanjutnya kita uraikan dan kelompokan maka:
5x+3=(A+B+C)x2+(-2A-3B+C)x-3A
Kita menyamakan ruas kiri dan ruas kanan dengan memperhatikan koefisien x2 pada ruas kiri (yaitu0) harus sama dengan koefisien x2 pada ruas kanan (A+B+C), demikian juga koefisien x dan knstanta pada kedua ruas. Dengan memperhatikan persamaan tersebut dapat memberikan sistem persamaan berikut untuk variabel A,B dan C.
A+B+C=0
-2A-3B+C=5
-3A=3
Jika kita menyelesaikan persamaan- persamaan diatas, maka diperoleh A=-1,B=-12,C=32 sehingga,
5x+3x3-2x2-3xdx=-1xdx+-12x+1dx+32x-3dx
                                  =-ln|x|-12ln|x+1|+32ln|x-3|+C

Contoh soal linear yang berulang:
Tentukanlah x4-2x2+4x+1x3-x2-x+1dx
Penyelesaian:
Pertama, kita membagi bentuk rasional tersebut karena derajat pembilang lebih besar dari derajat penyebut. Sehingga hasil pembagian itu adalah
x4-2x2+4x+1x3-x2-x+1=x+1+4xx3-x2-x+1
Kedua, kta faktorkan penyebut Q(x)=x3-x2-x+1 dengan cara mensubstitusikan. Diketahui Q(1)=0 sehingga salah satu faktor polinom Q(x) adalah x-1 dan kita peroleh:
x3-x2-x+1=(x-1)(x2-1)=(x-1)(x-1)(x+1)=(x-1)2(x+1)
karena faktor linear x-1 muncul dua kali, maka dekomposisi fraksi parsial adalah
4xx3-x2-x+1=A(x-1)2+Bx-1+Cx+1
kita mengalikan penyebut sekutu terkecil yaitu (x-1)2 dan x-1 maka kita peroleh
4x=A(x+1)+B(x-1)(x+1)+C(x-1)2
4x=(B+C)x2+(A-2C)x+A-B+C
Penyamaan koefisien menghasilkan,
B+C=0
A-2C=4
A-B+C=0
Dengan metode eliminasi diperoleh A=2,B=1, dan C=-1
Sehingga,
 x4-2x2+4x+1x3-x2-x+1dx=(x+1+2(x-1)2+1x-1-1x+1)dx
=12x2+x-2x-1+ln|x-1|-ln|x+1|+C
=12x2+x-2x-1+ln|x-1||x+1|+C

Related Posts:

  • Integral Fungsi Rasional LinearIntegral Fungsi Rasional LinearFungsi rasional merupakan hasil bagi dua fungsi polinom (suku banyak) yang dituliskan `f(x)=\frac{P(x)}{Q(x)}, P(x) dan Q(x)` fungsi-fungsi polinom dengan `Q(x)\ne 0` untuk semua `x` di domain `… Read More

0 komentar:

Posting Komentar